
Assalamu’alaikum sahabat Ahsanta 🙂
Selamat Sore 🙂
Sahabat sekalian, sebelum kita melaksanakan Ibadah Umrah atau haji, alangkah baiknya kita paham terlebih dahulu mengenai Rukun rukun Umrah yang harus dijalankan, salah satunya adalah Ihram. Ihram adalah Rukun pertama di Rukun Umrah.
Lantas APA ITU IHRAM dalam UMRAH?
Ihram Yaitu berniat dalam hati menyengaja untuk memulai ibadah umrah. Tempat ihram adalah di Miqat, dan diwajibkan bagi yang berihram untuk ibadah umrah agar memakai dua helaipakaian ihram sebelum berniat ihram, serta disunatkan untuk membaca Talbiyah secara jahr/keras bagi laki-laki, dan secara sir/berbisik bagi perempuan, yaitu: “Labbaika ‘Umratan”.
TATA CARA IHRAM
1. Mandi dan membersihkan diri dengan niat mandi ihram; termasuk mencukur bulu yang perlu dicukur seperti kumis, ketiak, atau bulu kemaluan. Ini sangat disunnahkan dalam ibadah umrah atau haji baik termasuk bagi wanita haid dan anak-anak.
2. Setelah mandi dan membersihkan diri baik di Miqat atau dihotel sewaktu masih di Madinah (bagi yang ziarah ke Madinah dahulu), maka bagi laki-laki disunatkan untuk memakai dua helai pakaian ihram berwarna putih.
3. Bagi laki-laki disunatkan untuk memakai wewangian dibadannya pada saat memakai kain ihram, dan tidak boleh memakaikannya pada pakaian ihramnya.
4. Sebelum berniat ihram di Miqat, disunatkan untuk melakukan shalat dua rakaat. Bila ketika tiba di Miqat bertepatan dengan shalat wajib, maka ia cukup shalat wajib lalu berniat ihram setelahnya. Namun bila tidak, maka ia hendaknya melakukan shalat dua rakaat sunat untuk masuk kedalam ihram.
5. Boleh berniat ihram untuk ibadah umrah ini sejak dihotel, tapi yang lebih utama adalah berniat ihram ini ketika berada di Miqat dengan menghadap kiblat.
6. Dalam perjalanan menuju Mekah, disunatkan untuk memperbanyak talbiyah dan zikir serta doa baik dalam keadaan berdiri, duduk, bersandar ataupun berbaring.
7. Sejak awal niat ihram dari Miqat, seorang jamaah umrah hendaknya harus memperhatikan larangan-larangan ihram (Mahzdhuraat Ihram) selama beribadah umrah. Laranganlarangan tersebut tidak boleh dilanggar hingga selesai tahallul yang ditandai dengan mencukur atau memangkas rambut.
Jadi bagaimana Sahabat sekalian?
Semoga kita semua bisa mengunjungi Rumah Allah. Allahumma Aamiin